Ribuan Jong Permainan Tradisional Melayu akan penuhi Pantai Pulau Dompak

Permainan tradisional melayu yang satu ini setiap kali di gelar tidak pernah sepi pendaftaran, beberapa komunitas sudah mendaftarkan diri sejak dibukanya pendaftaran pada bulan lalu. Dari berbagai daerah pecinta permainan tradisional ini akan memadati pantai Tanjung Siambang Pulau Dompak. Event tahunan yang di gelar oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kepulauan Riau ini mampu menarik pengunjung wisatawan, dari berbagai daerah ke Pulau Dompak Kota Tanjungpinang, yang tentunya membawa dampak pergerakan roda ekonomi masyarakat yang ada di pantai Tanjung Siambang Kelurahan Dompak ini.

Ribuan Jong akan berlaga adu kecepatan, keseruan permainan ini tentunya tidak membuat kebosanan pagi para penontonya. hanya mengandalkan tiupan angin permainan ini mampu membuat sorakan yang gemuruh dari penonton. keunikan bahkan keindahan dari warna Jong tersebut yang membuat para pengunjung pantai, selalu ingin mengabadikan momen menggunakan smart phone pribadinya. 

Berbagai kesiapan panita dibantu masyarakat sekitar sudah terlihat kesibukannya saat minggu lalu, dari mulai pembersihan lahan darat maupun pantai. juga terdapati seorang pemuda yang sedang sibuk membetulkan gerobak dagangannya untuk mempersiapkan, dan memanfaatkan momen event tahunan yang di gelar setahun sekali. Biasanya berbagai jajanan yang di perjual belikan di lokasi permainan ini juga menjadi daya tarik pengunjung, berbagai pilihan makanan yang di perjual belikan mampu meraup keuntungan, sehingga masyarakat setempat yang biasanya tidak berjualan membuat ketertarikannya untuk membuka usaha jajanan di tempat permainan tradisional ini.

Baca Juga : Wisata Pasir Panjang jadi tempat terfavorit

Permainan Jong ini memang sangat jarang kita lihat dimainkan, namun setiap kali ada perlombaan para pecinta Jong dari berbagai daerah yang ada di Kepulauan Riau ini, selain berlomba mereka juga menjadikan ajang silaturahmi bagi pecinta Jong. Puluhan Komunitas yang menekuni permainan tradisonal ini juga, mereka jarang sekali memikirkan berapa jumlah hadiah yang akan di dapat, tapi bagi mereka adalah adanya moment untuk bisa menguji kecepatan Jong miliknya, dengan komunitas lain. Ini terbukti disetiap adanya perlombaan Jong mereka biasanya datang bersama keluarga dan menginap berhari hari di lokasi permainan. 

Informasi yang didapat dari pihak panitia, mereka kali ini di pantai pulau Dompak, membuat acara yang berbeda dari sebelumnya. Jika biasanya mereka mengadakan perlombaan Jong yang di gelar siang hari, namun malam harinya tanpa ada kegiatan, padahal seperti biasanya para peserta jarang meninggalkan lokasi permainan, mereka lebih memilih tidur di pantai bahkan ada juga  tidur dalam perahu yang ia bawa. Dari perhatian panitia ini yang muncul ide bahwa sepanjang kegiatan malam harinya mereka akan disuguhi hiburan tradisonal berupa hiburan Joget. Hiburan Joget untuk masyarakat perkotaan tentunya sudah jarang mereka dengar, bahkan sebagian dari masyarakat perkotaan tidak tahu bentuk hiburan Joget itu seperti apa. 

Tentunya Event kali ini akan membuat para wisatawan tak sabar untuk menanti acara tersebut di mulai. Tanggal 20 sampai tanggal 22 September 2019 tepatnya event permainan tradisional ini di gelar dipantai Tanjung Siambang Pulau Dompak tepatnya di kawasan pembangunan pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau. Event tahunan kali ini pastinya akan sangat meriah, jika di lihat dari persiapan panitia yang sudah mulai sibuk bekerja di lokasi permainan, ditambah lagi dari data peserta yang mendaftar tahun ini semakin ramai. jika tahun sebelumnya peserta mampu menembus jumlah 1000 (seribu peserta) maka dipastikan tahun ini lebih banyak lagi jumlah pesertanya.


0 Response to "Ribuan Jong Permainan Tradisional Melayu akan penuhi Pantai Pulau Dompak"

Post a Comment

silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai topik pembahasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel